
EVALUASI PROGRAM KERJA TAHUN 2011
PENGURUS PUSAT IKATAN APOTEKER INDONESIA (IAI) 2009 – 2013
I. BIDANG SDM DAN DIKLIT
|
NO. |
PROGRAM KERJA |
TUJUAN |
REALISASI |
EVALUASI |
|
Melalui Tim Ad Hoc Menyusun Revisi Standar Kompentensi Apoteker sesuai PP51/09 dan UU36 |
Kompetensi Apoteker Indonesia memenuhi standar yang disepakati |
Sudah disiapkan DRAFT NASKAH KOMPETENSI APOTER yang akan di SK kan oleh Ketua PP IAI |
|
|
|
Bersama dengan APTFI membuat Standar Minimum Kurikulum Program Profesi Apoteker |
Kurikulum Pendidikan Profesi Apoteker sesuai dengan standar Kompetensi Apoteker Indonesia |
Sudah dibuat naskah akademik pendidikan farmasi yang menjadi dasar untuk perubahan kurikulum Apoteker Indonesia |
|
|
|
Bersama dengan Wakil Ketua Bidang Rumah Sakit, Komunitas, Industri, dan membuat STANDAR PROFESI , SOP dan MODUL UJIAN KOMPETENSI |
Praktek profesi tersandarisasi |
Sudah dibuat(disiapkan???) standar profesi, SOP dan modul ujian kompetensi |
|
|
|
Membentuk Tim Ad Hoc penyempurnaan SKPA |
Proses sertifikasi terlaksana sesuai dgn standar baku. |
Sudah dilakukan PUKA model baru |
|
|
|
Kerjasama IAI-Perguruan tinggi Farmasi pendidikan profesi apoteker |
Proses pendidikan profesi apoteker sejalan dengan kompetensi yang sudah ditetapkan |
Sudah dibuat naskah akademik pendidikan farmasi yang menjadi dasar untuk perubahan kurikulum Apoteker Indonesia |
|
|
|
Sertifikasi Profesi Apoteker |
Menjamin semua apoteker tersertifikasi dan memiliki kompetensi standar |
Sudah diadakan PUKA model baru |
|
|
|
Membuat Sistem SKP dan CPD |
Menjamin pelaksanaan CPD sesuai standar |
Sudah dibuat system SKP dan CPD |
|
II. BIDANG PENERBITAN & KEGIATAN ILMIAH
|
NO. |
PROGRAM KERJA |
TUJUAN |
REALISASI |
EVALUASI |
|
Perubahan nama PT. ISFI Penerbitan menjadi PT.IAI Penerbitan |
Legalitas Lembaga/PT di bawah IAI |
PT. ISFI Penerbitan namanya tetap di gunakan, mengingat perubahan nama menjadi PT. IAI Penerbitan, belum bisa dilaksanakan. |
Kepengurusan PT. ISFI Penerbitan telah diperbarui, dengan Akte Notaris Nomor /2011, dibawah Direktur Utama : Dra. Sus Maryati, Apt. |
|
|
Menerbitkan ISO, ISO Farmakoterapi, Buku Formulasi Resep dan Jurnal Ilmiah |
Tersedianya Referensi/buku utk keperluan praktek profesi sekaligus utk Fund Rising |
|
Akreditasi Jurnal Ilmiah, akan berakhir Juni 2012, sehingga sudah dimulai persiapan Akreditasi mulai bln Oktober 2011.
|
|
|
Penerbitan Buku melalui PT. ISFI Penerbitan |
Fasilitasi kpd anggota yg berminat mnulis buku dan menyediakan buku/refensi bagi apoteker |
Buku Imunologi & Serologi, oleh Dr.Maksum Radji, Edisi 1 th 2010. |
Mendorong dan memotivasi teman2 untuk mau menulis buku referensi bagi mahasiswa farmasi. |
|
|
Pelaksanaan Kegiatan Ilmiah setiap tahun (Kongres Ilmiah bulan Desember 2010 di Makasar ) |
Memfasilitasi anggota mengembangkan keilmuan |
|
Buku Proseding Kongres ilmiah Makasar telah selesai dan akan dipasarkan pada Kongres Ilmiah di Manado. |
|
|
Mengaktifkan kembali PT. ISFI Milenium |
Memfasilitasi CPD |
Belum dapat diaktifkan, mengingat Drs. Azril Kimin, Apt yang sedianya diminta mengaktifkan PT ISFI Milenium, terpilih jadi Dir Operasional PT ISFI Penerbitan. |
|
III. BIDANG RUMAH SAKIT
|
No. |
PROGRAM KERJA |
TUJUAN |
REALISASI |
EVALUASI |
|
Memfasilitasi terbentuknya wadah seminat farmasi RS di seluruh Indonesia |
Terbentuknya HIMPUNAN SEMINAT FARMASI RUMAH SAKIT PP IAI & PD IAI |
Seminat farmasi RS yang terbentuk sampai 2011 ada 11 daerah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi dan Lampung |
Pada tahun 2012 akan dilanjutkan ke Indonesia Timur |
|
|
Membudayakan “ Patient Safety “ |
Menjadikan Patient Safety menjadi jiwa apoteker di rumah sakit
|
|
|
|
| 3. |
Peningkatan peran apoteker rumah sakit melalui fasilitasi seminar dan workshop terkait tugas dan fungsi di RS (Melaksanakan seminar & workshop) (Peningkatan peran apoteker rumah sakit)
|
Apoteker Rumah Sakit berperan optimal baik di manajemen maupun klinik |
|
|
|
Meningkatkan kompetensi sehingga bisa sejajar dengan apoteker LN
|
Kompetensi Apoteker Rumah Sakit diakui di tingkat dunia |
Penyusunan Standar Farmasi Rumah Sakit revisi Kepmenkes No.1197 tahun 2004 pada saat sidang organisasi tanggal 26 Mei 2011. Draft revisi sudah diusulkan ke BinFar Kemenkes RI. |
Pihak BinFar Kemenkes menindaklanjuti dengan mengundang seminat farmasi RS untuk membahas bersama dan akan dilaksanakan akhir tahun 2011.
|
|
|
Mempersiapkan mekanisme / sistem kerja untuk Sertifikasi |
Terlaksananya sertifikasi dengan sistim yang baku |
Bekerja sama dengan HPEQ Project
|
|
|
|
Advokasi agar setiap rumah sakit memiliki sekurang-kurangnya 3 apoteker untuk pelayanan 24 jam |
Semua Pelayanan kefarmasian dilaksanakan oleh apoteker |
Tercantum dalam draft revisi Standar Farmasi RS |
|
IV. BIDANG DISTRIBUSI
|
NO. |
PROGRAM KERJA |
TUJUAN |
REALISASI |
EVALUASI |
|
Menyusun dan Menerapkan GDP (Good Distribution Practise) |
- Tersusunnya SILABUS STANDAR KOMPETENSI APOTEKER DISTRIBUSI |
Dalam Proses, Draft sudah dibuat |
Konsep Kompetensi sudah ada |
|
|
Membentuk seminat Farmasi Distribusi
|
- Adanya wadah utk menjaga, meningkatkan kompertensi apoteker distribusi.
|
Sudah Terbentuk Pengurus Hisfardis Pusat dan terbentuk pengurus Hisfardis daerah Jawa Barat |
Tinggal di Rolled out untuk pembentukan Pengurus Daerah, diutamakan dimulai dari Jawa-Bali- Sumatera. Akan difsilitasi pleh Komite Pengembangan Organisasi dan Komunikasi Daerah yang di ketuai Bp. Emil Yasman |
|
|
Menyusun Standar Kompetensi apoteker distribusi |
Menjaga dan meningkatkan Kompetensi apoteker distribusi |
Sudah DIbentuk Team dalam kepengurusan Hisfardis Pusat yaitu di Komite Pengembangan Kompetensi, Ketua Komite : Bp. Ebo Widarisman
|
Komite Pengembangan akan membuat standar kompetensi dan mendiskusikannya dengan Dirjen YAnfar, terutama untuk aplikasi GDP di distribusi, sehingga fungsi APOTEKER di distribusi bisa terlihat |
|
|
Membentuk tim untuk GDP dan melakukan pelatihan serta CPD
|
Menjaga dan meningkatkan Kompetensi apoteker distribusi
|
(idem untuk point 4 dan 5) |
|
|
|
Mempersiapkan mekanisme / sistem kerja untuk Sertifikasi |
- Terlaksananya sertifikasi dengan sistim yang baku |
|
|
|
|
Implementasi PP 51 di Distribusi |
- Meningkatkan peran apoteker dalam menjamin kualitas obat/produk selama distribusi - |
Dalam Proses |
|