Pembekalan Tenaga Farmasi Rumah Sakit
Informasi
Kegiatan
PEMBEKALAN
TENAGA FARMASI RUMAH SAKIT TENTANG PENYAKIT JANTUNG, DIABETES MELLITUS DAN
HIPERTENSI TAHUN 2007
Dari
Sensus Kesehatan Rumah Tangga, hipertensi bersama penyakit jantung dan stroke
menempati peringkat utama proporsi penyakit tidak menular penyebab kematian di
RS tahun 2004. Sedangkan diabetes mellitus menempati peringkat ke 4 penyakit
tidak menular penyebab kematian di Rumah Sakit pada tahun 2004
Apoteker memiliki peran yang sangat penting dalam
mendampingi, memberikan konseling, membantu penderita mencegah dan
mengendalikan komplikasi yang mungkin timbul, mencegah dan mengendalikan efek
samping obat, menyesuaikan regimen dan dosis obat yang harus dikonsumsi
penderita merupakan tugas profesi kefarmasian.
Sehubungan hal tersebut diatas Direktorat Bina
Farmasi Komunitas dan Klinik merasa perlu untuk memberikan pembekalan kepada
tenaga farmasi rumah sakit tentang penyakit diabetes mellitus, jantung, dan
hipertensi.
Diharapkan tersedianya tenaga farmasi yang
professional dalam menangani pelayanan kefarmasian untuk pasien diabetes,
jantung, dan hipertensi di Rumah Sakit-Rumah Sakit Indonesia
Kegiatan ini dilakukan terpisah
di 3 regional, yaitu
- Regional I meliputi Sumatera dan Jawa Barat
- Regional II meliputi Kalimantan, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali,
dan NTT
- Regional II meliputi Sulawesi, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
Kegiatan ini diikuti oleh
apoteker yang bekerja di IFRS 89 Rumah Sakit Provinsi dan Rumah Sakit
Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia.
Materi yang diberikan pada
pembekalan ini antara lain kebijakan, patogenesis, farmakoterapi dan peran
apoteker dalam pelayanan kefarmasian untuk ke tiga penyakit tersebut. Adapun
narasumber kegiatan ini berasal dari Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan
praktisi. Para praktisi berasal dari Jakarta, maupun klinisi atau akademisi
dari universitas dimana kegiatan dilaksanakan :
- Prof. DR. Urip Harahap, Apt,
Fakultas FArmasi Universitas Sumatera Utara
- Prof. Dr. Aznan Lelo, Fakultas Kedokteran USU
- Drs. Budi Rahardjo,
Apt, Sp.FRS, RS. Purwekerto Jawa Tengah
- DR. Maria
Immaculata Iwo, Sekolah Farmasi ITB Bandung
- Dr. Nurul, SpPD, dari Rumah Sakit Ulin Banjarmasin
- Dra. Tita Puspita, Apt, M.Pharm, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo
Jakarta
- DR. Ernawati Sinaga, Apt, dari Universitas Nasional Jakarta
- Dra. Endang Martiniani, M. Pharm, Apt, Rumah Sakit Dr. Soetomo
Surabaya
- Drs. Oriza Satifa, Apt, Sp.FRS, dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita
- DR.retnat Marianti A Manggau, Apt, Fakultas Farmasi UNHAS
- DR. Dr. Mansur Arief, PhD, Sp.PK, Fakultas Kedokteran UNHAS
Keterlibatan praktisi dan
akademisi dari lokasi pelaksanaan kegiatan dimaksudkan untuk memberi contoh
bagi propinsi dalam melaksanakan kegiatan, bahwasanya daerah mempunyai potensi
sangat signifikan untuk memajukan pengetahuan bagi apoteker. Selain itu
diharapkan hal ini merupakan pintu untuk melakukan kerjasama dengan pihak
akademisi maupun praktisi lokal.
Pelaksanaan kegiatan ini
dilakukan di tiga kota dan waktu yang berbeda. Adapun detailnya adalah sebagai
berikut :
- Regional I : 10-012 Juli
2007 di Mess USU Medan
- Regional II : 13-15 Juni
2007 di Hotel Panorama Banjarmasin
- Regional III : 4-6 Mei 2007
di Hotel Denpasar Makassar
Tanggapan Peserta
- Antusiasme Peserta sangat tinggi, hal ini terbukti dengan adanya
usulan untuk meningkatkan frekuensi pembekalan sejenis lebih dari 1 x
setahun maupun cakupan peserta poembekalan.
- Materi yang disajikan oleh akademisi dan praktisi sangat membantu bagi
peserta pembekalan dalam pelaksanaan tugas
- Nara sumber yang profesional khususnya apoteker merupakan contoh atau
"role model" bagi peserta. Hal ini memberi harapan dan semangat bahwa
apoteker mempunyai sumbangan yang sangat signifikan dalam team kesehatan
di rumah sakit.
- Dalam setiap sesi diskusi semua peserta proaktif mnengajukan
pertanyaan, memberi komentar, maupun mengkritisi paparan dari nara sumber.
- Mekanisme pembekalan ini sangat berguna bagi apoteker yang tidak
mempunyai akses ke fakultas farmasi maupun kedokteran.
Demikianlah kegiatan peningkatan mutu apoteker di rumah sakit dalam
tahun 2007 yang telah dilaksanakan dan
disampaikan oleh Drs. Abdul Muchid, Apt Kepala Direktorat Farmasi
Komunitas dan Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen
Kesehatan RI.
Last Updated on Thursday, 19 June 2008 20:18
Hits: 3140