fapa congress

iklan

  • Headline News
  • Public Health
  • Informasi KTA
  • Info Obat
  • Jurnal Farmasi

Jelang AFTA, Apoteker Harus Uji Kompetensi

afta2015Menjelang diterapkannya ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada 2015, setiap apoteker yang akan bekerja di luar negeri harus diasimilasi dengan mengikuti uji kompetensi. Sebaliknya, semua apoteker lulusan sekolah luar negeri yang akan bekerja di Indonesia juga melalui uji kompetensi.

"Kita jangan sampai kalah dengan apoteker dari luar negeri. Karena pada 2015 nanti, diberlakukan AFTA dan semua harus mengikuti uji kompetensi. Namun kalau sudah sekolah di Indonesia, menjadi anggota Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan bekerja di sini tidak perlu asimilasi," kata Ketua IAI, Drs M Dani Pratomo Apt, setelah mengetahui ada salah satu calon apoteker yang berasal dari Timor Leste pada pengambilan sumpah apoteker di Universitas Setia Budi (USB) Surakarta di Gedung Wanita Surakarta, baru-baru ini.

Read More

Kalau Ragu, Petugas Apotek Wajib Cek dan Tolak Resep

apotek wajib cek(Lusia Kus Anna – Kompas Health)

Petugas apotek harus mengedepankan keselamatan pasien dan tidak hanya berorientasi pada keuntungan penjualan obat. Apoteker harus berani menolak resep dokter atau permintaan konsumen yang mencurigakan atau meragukan.

"Kalau ada resep dokter yang Anda ragukan, lakukan konfirmasi kepada dokter yang bersangkutan. Kalau tidak bisa dikonfirmasi, tolak saja dengan menjelaskan secara baik kepada konsumen untuk menghindari kesalahan," kata M Nasser, Ketua Umum Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia, dalam Seminar Kefarmasian untuk Apoteker Indonesia yang digelar Lingkar Studi Farmasi (LSF), Sabtu (17/3), di Jakarta.

Read More

DAFTAR PD IAI YANG TELAH MENDAPATKAN NOMOR URUT NASIONAL KARTU TANDA ANGGOTA :

kta1.  KALIMANTAN BARAT (jumlah : 261 Anggota)

2.  JAWA BARAT (jumlah : 3.001 Anggota)

3.  LAMPUNG (jumlah : 291 Anggota)

4.  DKI JAKARTA (jumlah : 704 Anggota)

5.  BANTEN (jumlah : 426 Anggota)

Read More

INFORMASI SEPUTAR OBAT

Magnesium Sulfat (MgSO4) Untuk Tata Laksana Eklampsia selengkapnya
Matsunaflam Redakan Berbagai Kondisi Peradangan selengkapnya
Bufect Atasi Sakit Gigi hingga Nyeri Rematik selengkapnya
Fungiderm Clotrimazole Untuk Infeksi Jamur Kulit selengkapnya
Penmox Atasi Berbagai Infeksi Bakteri selengkapnya
Neurodex Untuk Nyeri Peradangan & Pasca Operasi selengkapnya

Read More

EDITORIAL

Jurnal Farmasi Indonesia Volume 5 No 4 - Juli 2011

Selamat bertemu lagi Teman Sejawat sekalian.

Di pertengahan tahun ini kami kembali menyajikan beberapa artikel hasil penelitian para Teman Sejawat apoteker di seluruh Indonesia ke hadapan sidang pembaca sekalian. Topik-topik penelitian yang kami sajikan pada edisi ini antara lain tentang bahan alam, optimasi formula dan sifat bahan obat, serta farmasi komunitas.

Topik bahan alam diisi oleh pembuktian efek antidiabetes dari herba ciplukan (Physalis angulata L.) yang memang sudah sejak lama dikenal dan digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional penurun kadar gula darah....

Read More

Buah Sawo Baik untuk Jantung

Buah Sawo Baik untuk Jantung

buah_sawoSawo sebagai buah yang manis rasanya, selain kaya gula juga mengandung zat gizi lain seperti mineral, vitamin, karbohidrat dan serat pangan. Buah ini juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Buah sawo (Achras sapota L.) cukup dikenal masyarakat Indonesia, baunya harum dan rasanya manis lezat. Dalam bahasa Inggris, sawo disebut sapodilla, chikoo, atau sapota. Di India, sawo disebut chikoo, di Filipina dikenal sebagai tsiko, dan di Malaysia ciku. Masyarakat Tionghoa menyebut buah sawo sebagai hong xiêm.

Buah sawo matang biasanya dikonsumsi dalam keadaan segar.  Rasa getahnya masih sering melekat pada mulut. Buah matang dapat dibuat minuman segar atau sebagai campuran es krim, tetapi belum diusahakan secara komersial.

Sawo berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Di India, Sri Langka, Filipina, Meksiko, Venezuela, Guatemala, dan Amerika Tengah, buah sawo sudah dibudidayakan secara komersial. Di Indonesia, sawo umumnya dibudidayakan sebagai tanaman pekarangan untuk dinikmati buahnya, terutama di daerah Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Biji sawo berwarna hitam berkilat atau cokelat kehitaman, bentuknya pipih dan besar. Biji sawo mengandung saponin, kuersetin, dan minyak sebanyak 23 persen. Biji sawo sebaiknya tidak dikonsumsi karena kandungan asam hidrosianik yang cukup tinggi dapat menjadi racun. Bunga sawo merupakan bahan utama pembuatan parem, yaitu bubuk obat tradisional yang digosokkan pada seluruh badan pada ibu yang baru melahirkan.

Rasa buah sawo yang manis membuat buah ini banyak penggemarnya. Rasa manis ini disebabkan kandungan gula dalam daging buah, yang kadarnya berkisar 16-20 persen.

Bukan hanya gula, dalam daging buah sawo terkandung pula lemak, protein, vitamin A, B, dan C, serta mineral besi, kalsium, dan fosfor. Komposisi gizi buah sawo dapat dilihat pada tabel.

Buah sawo memiliki kandungan mineral cukup baik. Buah ini merupakan sumber kalium yang baik, yaitu 193 mg/100 g. Di lain pihak, memiliki kadar natrium yang rendah, 12 mg/100 g. Perbandingan kandungan kalium dan natrium yang mencapai 16:1, menjadikan sawo sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah.

Selain kaya kalium, sawo juga mengandung sejumlah mineral penting lainnya.

Kandungan mineral lainnya per 100 gram buah sawo adalah: kalsium (21 mg), magnesium (12 mg), fosfor (12 mg), selenium (0,6  mg), seng (0,1 mg), dan tembaga (0,09 mg).

Sawo juga kaya akan vitamin C, yaitu 14,7 mg/100 g. Konsumsi 100 gram sawo dapat memenuhi 24,5 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dapat bereaksi dengan berbagai mineral di dalam tubuh. Vitamin C berperan penting dalam metabolisme tembaga.

Selain itu, konsumsi vitamin C dalam jumlah cukup dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Vitamin C juga dapat berinteraksi dengan berbagai vitamin lain, seperti vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan.

Buah sawo juga mengandung asam folat, 14 mkg/100 g. Asam fo¬lat diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah. Asam folat juga dapat membantu pencegahan terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Vitamin lain yang juga terkandung pada buah sawo adalah: riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A. Meskipun dapat digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral, sawo sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena getahnya dikhawatirkan akan mengganggu saluran pencernaan.

Buah sawo juga mengandung banyak gula, sehingga baik untuk digunakan sebagai sumber energi. Namun, buah ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes melitus karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Empuk dan Mulus

Sawo yang siap dikonsumsi adalah sawo matang. Buah mentah tidak enak dimakan karena keras, rasanya pahit dan kelat disebabkan tingginya kandungan tanin dan kaustik. Sawo berkualitas baik adalah sawo yang empuk dan berwarna cokelat tua.

Masalah bentuk dan besarnya tidak jadi masalah, yang terpenting kulitnya harus mulus. Jangan memilih sawo yang ada luka, goresan, atau lubang sekecil apa pun. Selain itu, jangan memilih sawo yang di kulitnya ada bekas getah. Sawo yang kulitnya cacat, daging di bawahnya akan rusak atau keras.

Buah yang telah matang dapat disimpan pada suhu rendah untuk memperpanjang umur simpannya. Buah matang yang disimpan pada suhu 0 derajat Celsius dapat bertahan selama 12-13 hari. Buah yang masih mentah bila disimpan pada suhu 15 derajat Celsius dapat bertahan dalam keadaan baik selama 17 hari. Buah sawo mentah yang disimpan pada suhu lebih rendah lebih dari 10 hari, tidak akan matang secara normal.

Untuk merangsang supaya cepat matang, sawo perlu diperam, setelah dicuci untuk menghilangkan bagian kulitnya yang mati. Ada beberapa cara pemeraman. Buah ditempatkan dalam wadah yang tertutup (misalnya dalam peti atau karung) selama beberapa hari. Namun, cara pemeraman demikian akan menjadikan buah matang tidak dalam waktu bersamaan. Guna mendapatkan sawo yang matang serentak, buah dimasukkan ke dalam tempat yang tertutup rapat, kemudian diberi karbit atau diasapi.

Buah sawo sangat rawan tercemar mikroba karena kandungan air dan zat gizinya yang tinggi. Geotrichum candidum, Cladosporum oxysporium dan Penicillium italicum adalah contoh mikroba yang sering terdapat pada buah sawo.

Untuk menjaga agar sawo yang matang tidak diserang mikroba patogen, sebaiknya gunakan fungisida benlate. Perlakuan secara alamiah, tanpa menggunakan zat kimia, sulit sekali untuk mendapatkan hasil terbaik. Karena itu, untuk menjaga keamanan, sebaiknya buah sawo dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan. (Prof Made Astawan-Ahli Teknologi Pangan dan Gizi IPB) 

(Sumber : Kompas)

Parent Category: Artikel & Konten
  • 1
  • 2
  • 3
China dan India Pemasok Terbanyak Bahan Baku Antibiotik

China dan India Pema…

China dan India Pemasok Terbanyak Bahan Baku Antibiotik (Asep Candra – Kompas Health) Ketergantungan impor bahan baku obat terbesar Indonesia adalah untuk pembuatan antibiotik. Sebagai negara yang menghadapi berbagai penyakit infeksi, antibiotik merupakan kebutuhan obat mendasar di Indonesia. Impor bahan baku obat rentan terhadap perubahan harga...

11-05-2012 Hits:48 Berita Farmasi

Kemandirian Bahan Baku Obat Terus Ditingkatkan

Kemandirian Bahan Ba…

Kemandirian Bahan Baku Obat Terus Ditingkatkan (Bramirus Mikail, Asep Candra – Kompas Health) Hingga saat ini, ketergantungan industri farmasi terhadap bahan baku impor masih sangat tinggi sekitar 96 persen. Hal ini menimbulkan permasalahan seperti tak adanya jaminan kesinambungan bahan baku, kualitas bahan baku yang tidak terjamin, harga yang ti...

10-05-2012 Hits:47 Berita Farmasi

Obat Baru untuk Kanker Pankreas

Obat Baru untuk Kank…

Obat Baru untuk Kanker Pankreas (Asep Candra – Kompas Health) Para ilmuwan dari Inggris berhasil menemukan obat untuk kanker pankreas. Menurut para ilmuwan dari Cancer Research UK, kanker pankreas yang agresif mungkin disembuhkan dengan obat baru ini. Tumor atau kanker pankreas sangatlah berbahaya. Hanya satu dari lima orang yang dapat bertahan ...

10-05-2012 Hits:42 Berita Farmasi

Indonesia Nyaris Tidak Memiliki Industri Bahan Baku Obat

Indonesia Nyaris Tid…

Indonesia Nyaris Tidak Memiliki Industri Bahan Baku Obat (Asep Candra – Kompas Health) Sejumlah upaya memproduksi bahan baku obat oleh perusahaan farmasi selama ini berujung kegagalan. Hal ini karena belum ada komitmen pemerintah. "Bahan baku obat sangat penting dan menentukan hidup mati industri farmasi. Tetapi, Indonesia masih mengimpor 95 per...

13-04-2012 Hits:173 Berita Farmasi

Otrivin 0,1% Ditarik dari Peredaran

Otrivin 0,1% Ditarik…

Otrivin 0,1% No Bets 10081062 Ditarik dari Peredaran (Asep Candra – Kompas Heath) Badan Pengawas Obat dan Makanan RI mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan Obat Tetes Hidung Otrivin 0,1% dengan nomor bets 10081062. Obat tetes ini adalah obat yang diproduksi oleh PT. Novartis Indonesia. Dalam siaran persnya yang dimuat dalam situs resm...

10-04-2012 Hits:395 Anjuran dan Peringatan Publik

10 Mitos Penggunaan Obat yang Keliru

10 Mitos Penggunaan …

10 Mitos Penggunaan Obat yang Keliru (Bramirus Mikail, Asep Candra – Kompas Health) Obat dapat dilihat sebagai pedang bermata dua. Dapat memberikan kesembuhan, namun dapat pula menyebabkan kesakitan bahkan kematian. Demikian disampaikan Prof. DR. dr. Rianto Setiabudy SpFK, dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Men...

02-04-2012 Hits:354 Berita Farmasi

Suplement Vitamin E Tak Bantu Cegah Sakit Jantung

Suplement Vitamin E …

Suplement Vitamin E Tak Bantu Cegah Sakit Jantung (Bramirus Mikail, Asep Candra – Kompas Health) Banyak orang percaya bahwa konsumsi suplemen vitamin E yang kaya akan antioksidan mampu mengurangi risiko seseorang dari serangan penyakit jantung. Benarkah? Sebuah riset terbaru mengindikasikan, konsumsi suplemen vitamin E ternyata tidak memengaruhi...

21-03-2012 Hits:463 Berita Farmasi

Penggunaan Antibiotik Secara Tidak Wajar Bisa Memicu Kasus Asma

Penggunaan Antibioti…

Penggunaan Antibiotik Secara Tidak Wajar Bisa Memicu Kasus Asma (Bramirus Mikail, Asep Candra – Kompas health) Penggunaan antiobiotik secara tidak wajar ternyata tidak hanya memicu resistensi kuman terhadap obat antibiotik, tetapi juga berpotensi meningkatkan kasus dan keparahan penyakit asma alergi pada usia dini. Demikian hasil riset yang dilak...

19-03-2012 Hits:669 Berita Farmasi

Petugas Apotek Wajib Cek dan Tolak Resep

Petugas Apotek Wajib…

Kalau Ragu, Petugas Apotek Wajib Cek dan Tolak Resep (Lusia Kus Anna – Kompas Health) Petugas apotek harus mengedepankan keselamatan pasien dan tidak hanya berorientasi pada keuntungan penjualan obat. Apoteker harus berani menolak resep dokter atau permintaan konsumen yang mencurigakan atau meragukan. "Kalau ada resep dokter yang Anda ragukan, l...

19-03-2012 Hits:1214 Berita Farmasi

Upcoming Events

Online Users

0 users and 20 guests online

Community Activity