Banyak Toko Obat Belum Berizin

Banyak Toko Obat Belum Berizin

toko obat(haryono/b – Pos Kota)

SERANG – Kasie Makananan Minuman (Manmin) dan obat tradisional (Batra) Bidang Farmasi Dinkes Kota Serang, Muhamad Yamin mengatakan, puluhan toko obat dan kosmetik di Kota Serang diduga tidak memiliki izin dari Dinkes Kota Serang alias ilegal.

Dikatakan Yamin, berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, ditambah peraturan Menteri Kesehatan, nomor 1331/Menkes/SK/X/2002, tentang pedagang eceran obat, prosedur mendirikan toko obat dan kosmetik harus ada izin dari Dinkes daerah setempat.

"Selama ini ketika kita mengadakan sidak ke beberapa toko obat dan kosmetik bersama BPOM Serang lebih banyak menemukan toko obat yang tidak memiliki izin, ketimbang yang memiliki izin," ungkap Yamin, didampingi Ketua PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Serang, Usep Khudori diruangannya, Kamis (1/3).

Adanya pemberlakukan ijin ini, salah satu untuk mengawasi beberapa obat yang tidak boleh diperjualbelikan di toko, akan tetapi harus di apotek. Untuk itu, kedepan pihaknya akan mengawasi dan meminta laporan kepada apoteker, bagi toko obat yang sudah memiliki izin.

"Bagi toko obat dan kosmetik yang belum memiliki izin akan kita berikan teguran, jika tetap membandel akan diberikan peringatan, bahkan jika tetap membandel bisa dilakukan penyegelan," tandasnya.

Usep menambahkan, berdasarkan data yang dimilikinya, dari puluhan toko obat di Kota Serang, baru 15 yang sudah berizin, sisanya belum. Ia juga mengatakan, jika di toko obat itu harus dibawah pengawasan asisten apoteker, sedangkan untuk apotek itu dibawah pengawasan apoteker langsung.

Dan selama ini untuk di toko obat banyak yang tidak diawasi oleh asisten apoteker. "Bagaimana mau diawasi, izinnya saja tidak dilakukan, padahal hal ini juga sudah diatur dalam peraturan pemerintahnomor 72 tahun 1998, tentang ketersedian farmasi dan kesehatan," ujarnya. (Source : Pos Kota)

Parent Category: Artikel & Konten
Category: Berita Farmasi